Tanggap Bencana Berbasis Komunitas: Siap Siaga Sebelum Banjir dan Longsor
Bencana banjir dan longsor meningkat di musim hujan, namun banyak komunitas belum siap. Kesiapsiagaan berbasis komunitas sangat penting karena respons...
Wujudkan Kota Ramah Generasi: Kampanye 'Kota 15 Menit' & Suara Anak Muda
Artikel ini mengajak kita melihat kembali bagaimana kota dirancang—lebih untuk kendaraan daripada manusia. Konsep 'Kota 15 Menit' menawarkan visi kehi...
Kolaborasi Multistakeholder: Rencana Aksi Nyata Atasi Kemiskinan di Lingkungan Kita
Kemiskinan bukan masalah satu pihak, butuh kolaborasi semua. Dengan forum multistakeholder lokal, kita bisa menyusun rencana aksi pemberdayaan yang be...
Hack for Good: Relawan Ahli Teknik Bisa Donasikan Keahlian untuk Solusi Sosial
Gerakan Hack for Good mengajak para profesional IT, desainer, dan data scientist untuk mendonasikan keahlian teknis mereka kepada organisasi sosial ya...
World Cleanup Day: Dari Pungut Sampah Jadi Lab Data Warga
World Cleanup Day, yang biasanya dikenal sebagai aksi bersih-bersih massal, kini memiliki potensi untuk menjadi laboratorium citizen science terbesar....
World Cleanup Day Bukan Hanya Bersih-Bersih, Tapi Laboratorium Data Warga
World Cleanup Day memiliki potensi lebih besar dari sekadar aksi bersih-bersih massal. Menurut artikel dari publikmaluku.com, kegiatan ini bisa menja...
Ajak Warga Jadi Ilmuwan Data: Ubah World Cleanup Day Jadi Laboratorium Warga
World Cleanup Day memiliki potensi yang jauh melampaui aksi bersih-bersih massal. Setiap warga yang berpartisipasi dapat berperan sebagai 'ilmuwan war...
Dari Pembersihan ke Pemetaan: Jadikan World Cleanup Day sebagai Lab Sains Warga
World Cleanup Day bukan sekadar aksi bersih-bersih, tapi bisa menjadi laboratorium sains warga. Dengan mendokumentasikan jenis sampah, lokasi, dan pro...