Bayangkan, di saat kita dengan mudah menyalakan mesin cuci di rumah, ada saudara kita — ODGJ dan lansia telantar — yang berjuang hanya untuk mencuci pakaian mereka. Di era pandemi dan setelahnya, keterbatasan biaya, akses, dan dukungan membuat kebersihan diri menjadi kemewahan yang sulit diraih. Bukan hanya soal pakaian kotor, tapi ini tentang martabat dan rasa dihargai sebagai manusia.
Kebersihan adalah hak dasar, bukan privilese. Namun bagi mereka yang terpinggirkan, mencuci pakaian bisa menjadi beban berat. Inisiatif 'Laundry Cinta' hadir di 10 kota, termasuk Surabaya, Bandung, dan Makassar, untuk menjawab kebutuhan ini. Gerakan ini tidak hanya membersihkan pakaian, tetapi juga mengembalikan harga diri dan kehangatan sosial. Setiap helai kain bersih adalah pesan bahwa mereka tidak dilupakan.
Anda bisa menjadi bagian dari solusi. Laundry Cinta membutuhkan relawan untuk mengantar jemput pakaian, serta dana operasional untuk menjalankan layanan. Namun, kolaborasi tidak harus besar. Anda bisa menjadi 'kaki tangan' kebaikan: sediakan mesin cuci di titik kumpul, donasikan deterjen, atau jadikan kafe dan kampus Anda sebagai laundry point. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, menghidupkan semangat gotong royong yang nyata.
Mari kita bangun ekosistem peduli. Ajak komunitas, tempat ibadah, atau bisnis Anda bergabung. Tidak perlu menunggu sempurna — cukup mulai dari satu mesin cuci, satu liter deterjen, atau satu jam waktu Anda. Bersama, kita bisa memastikan bahwa kebersihan dan martabat bukan lagi impian bagi ODGJ dan lansia. Klik tautan di bawah untuk menjadi relawan atau donatur. Karena setiap langkah kecil kita adalah langkah besar bagi mereka.