Asap pekat Karhutla kembali menyelimuti Kalimantan, dan dampaknya terasa hingga ke kota-kota besar. Di tengah keadaan yang sudah sulit, kabar simpang siur di media sosial justru memperparah kebingungan. Sebuah unggahan tanpa fakta bisa memicu kepanikan, menghambat evakuasi, dan menguras energi para pihak yang seharusnya fokus pada penanganan. Masalahnya bukan hanya pada api di lapangan, tetapi juga pada kekacauan informasi di ruang digital.
Padahal, kecepatan dan ketepatan informasi adalah nyawa dalam situasi darurat. Ketika warga di kota lain ingin membantu, mereka sering kali ragu karena takut salah sasaran. Di sinilah pentingnya peran setiap orang untuk membangun benteng informasi yang sahih. Inisiatif Lazismu Surabaya bersama pemuda menunjukkan bahwa kontribusi nyata tidak harus selalu berarti turun ke lokasi bencana. Mereka membuktikan bahwa aksi digital bisa menjadi penyelamat—merangkum data dari sumber resmi seperti BNPB dan BMKG, lalu menyebarkannya dengan narasi yang menenangkan dan mudah dipahami. Ini adalah kolaborasi lintas daerah yang menghubungkan mereka yang berada di titik api dengan mereka yang berada jauh di luar sana.
Kabar baiknya, peluang aksi ini bisa direplikasi oleh komunitas mana pun. Anda tidak perlu menjadi ahli teknologi atau jurnalis. Mulailah dengan membuat grup diskusi online bersama teman-teman satu komunitas, lalu jadikan ruang itu sebagai tempat berbagi informasi terverifikasi. Gunakan platform resmi sebagai sumber utama, dan biasakan memverifikasi sebelum membagikan berita. Buatlah narasi yang sederhana dan menyejukkan, bukan yang memicu ketakutan. Jika memungkinkan, galang donasi melalui platform terpercaya dan pastikan transparansi kepada publik. Satu unggahan yang benar bisa menyelamatkan banyak orang; satu tautan yang keliru bisa menyesatkan seluruh kota.
Sekarang, saatnya kita bertanya: apa yang bisa saya lakukan hari ini? Anda bisa menjadi relawan digital dengan menyisihkan beberapa menit untuk memeriksa fakta sebelum menekan tombol bagikan. Anda bisa bergabung dengan inisiatif yang sudah ada, atau memulai langkah kecil di lingkungan Anda sendiri. Gunakan hashtag khusus untuk menandai informasi terverifikasi agar mudah dikenali warga. Mari kita lawan kabut asap dengan kabar yang jernih. Karena kolaborasi tidak mengenal jarak—satu klik, satu verifikasi, satu tautan yang benar, adalah bagian dari solusi. Bersama, kita bangun benteng informasi yang kokoh, dari Surabaya untuk Kalimantan, dari setiap rumah untuk Indonesia.